Kata & Cerita

Buku, Lagu
Kisah, Risalah

Apa sebab condongmu ke sana, wahai debu?
Beri aku alasan, mudah tarikmu, ringan ikatmu
pada apa yang tangkap oleh panca inderamu.

Asik kau, gembira kau main dengannya,
senang pula kau tenggelam olehnya.
Dan, kau lupa ‘tuk raih pesan, nasehat, ajaran kata.

Semangat kau, girang kau pada kecap, raba,
cium, lihat dan dengarmu,
seolah kau paham akan cerita.

Ironis, toreh jelas bahasa ibumu
pun tak sanggup kau artikan,
gagal mewujud dalam laku tingkahmu.

Rasa kau hebat, pikir kau kuat!

Akankah kau lanjut pahami sirat kata dan cerita?

Jangan kau tanya jawabnya padaku!
Sebab kau tahu, bila kau mau.

Kliwon, 8 Dwidasa 5776
HERMAN

Adonan Hidup

Sengat-sengat Api sambar semangat
Air melaju kencang bagai ombak bersahut-sahut
Angin ramai dalam gemuruh tarian asmara
Bumbu hasil Bumi berlompat dalam gembira
Bersama siap memberi cita rasa adonan

Cinta dan luka
Tangis dan rindu
Tawa dan sendu
Sembuh dan bahagia
Teramu dalam satu adonan kehidupan

Apakah sejatinya cinta itu?
Apa nyatanya kehidupan itu?
Adonan apa sedang dimasak?
Kehidupan apa hendak disaji?
Sabarlah kau tunggu dalam harapan

Pon, 1 Dwidasa 5776
HERMAN

IKEA: Sama Bungkus, Lain Isi

Merek dagang ‘IKEA’ yang dikenal sebagai akronim dari ‘Ingvar Kamprad and the farm Elmtaryd and village Agunnaryd’ dan secara kasat mata diusung oleh Inter Ikea Systems B.V. -badan usaha warabala mebel/furnitur asal Swedia dan berkantor pusat di Belanda, yang dipunyai oleh salah satu pengusaha terkaya di dunia dan di Indonesia hak usaha serta pengoperasiannya dipegang oleh PT Hero Supermarket, Tbk., dengan toko berlokasi di Alam Sutera, Tangerang- ternyata telah lama tertidur.

ikea-alamsutera

PT Ratania Khatulistiwa -perusahaan industri rotan milik pengusaha lokal Indonesia keturunan Tionghoa asal Surabaya, pembuat berbagai produk rumah tangga yang hasilnya telah diekspor ke luar negeri- memakai merek dagang yang sama, yang mana ‘IKEA’ merupakan singkatan dari ‘Intan Khatulistiwa Esa Abadi’.

Merek dagang ‘IKEA’ asal Tanah Air ini berawal dari merek ‘Ikea 168’ yang diambil dari Bahasa Mandarin, yakni ‘Ike’ berarti satu dan ‘a’ merupakan huruf hidup (vokal) yang dipakai sebagai kata penghubung, serta ‘168’ (dibaca: ilufa) yang artinya hoki atau beruntung. Ikea 168 diartikan hanya satu yang hidup dan terus beruntung sepanjang masa.

ikea168

Gugat-menggugat perebutan merek dagang ‘IKEA’ di ruang demi ruang persidangan pun berlangsung dalam tempo cukup panjang dan berujung di tingkat peradilan hukum tertinggi di negeri ini. Akhirnya, palu Majelis Hakim Agung mencabut merek dagang ‘IKEA’ dari Inter Ikea Systems B.V. dan memenangkan PT Ratania Khatulistiwa sebagai pemegang resmi merek dagang ‘IKEA’.

> dari berbagai sumber <